I. PENDAHULUAN1.1. Latar Belakang
Perikanan merupakan suatu bidang ilmu yang terus berubah dan berkembang. Sebagai ilmu yang mempelajari segala sesuatu yang berhubungan dengan penangkapan, pemeliharaan, dan pembudidayaan ikan, ilmu perikanan sangat membantu pencapaian sasaran pembangunan nasional, yakni masyarakat maritim yang mandiri (Fujaya, 2004).
Ikan memilki keanekaragaman yang begitu besar, tidak hanya hanya dilihat dari morfologinya, dari anatominya saja bisa dibedakan antara jenis ikan yang satu dengan ikan lainya.
Golongan ikan karnivore, herbivore, dan omnivore memiliki perbedaan yang mencolok bila dilihat dari pencernaannya, seperti usus mikan karnivore yang pendek ssedangkan herbivore memilki usus yang panjang.
Sistem Saraf pada ikan dibedakan atas sistem cerebro spinal dan sistem autonomik. Untuk mengetahui lebih jelas tentang sistem pencernaan dan sistem saraf pada ikan, bisa diamati secara langsung dengan mebedah ikan yang dilakukan saat praktikum.
1.2. Tujuan dan Manfaat
Tujuan praktikum ini adalah agar mahasiswa mengetahui letak alat-alat pencernaan yang terdapat didalam tubuh ikan dan dapat mengetahui fungsinya masing- masing alat pencernaan tersebut. Selain itu agar para praktikan bisa mengetahui fungsi dan letak syaraf pada ikan.
Manfaat yang dapat diambil dari praktikum ini adalah praktikan bisa membedakan perbedaaan antara ikan karnivore, herbivore, dan omnivore bila dilihat dari pencenaannya. Praktikan juga bisa menambah ilmu dan pengalamannya dalam membedakan jenis ikan.
II. TINJAUAN PUSTAKAIkan adalah organisme vertebrata yang hidup atau habitatnya berada di air, baik air tawar, air payau, maupun air laut (Sujatko. 2005)
Tubuh ikan dibagi atas tiga bagian, yaitu bagian kepala yang terdiri atas operkulum bertulang yang mengelilingi ataumelindungi insang, bagian tubuh yaitu bagian mulai darioperkulum sampai anus, dan bagian ekor yaitu bagian anus dan bagian posterior (Bramantio, 2001).
Sistem saraf terdiri atas sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Pada ikan dewasa, otaknya terdiri dari lima bagian yaitu telencephalon, diencephalon, mesencephalon, metencephalon, dan myelencephalon (Yulia, 2004).
Alat pencernaan dari ikan terdiri dari saluran pencernaan dankelenjar pencernaan. Alat pencernaan pada ikan mas terdiri atas lambung. Saluran pencernaan pada ikan terdiri atas segmenmulut, rongga mulut, faring, esofagus, lambung, pilorus, usus,rektum dan anus. (Fajri. 2009)
Sutini (2006) Mengatakan, Alat-alat pencernaan makanan secara berturut-turut dari awal makanan masuk ke mulut dapat dikemukakan sebagai berikut: mulut, rongga mulut, pharynx, esophagus, lambung, pylorus, usus dan anus. Dalam beberapa hal terdapat adaptasi alat-alat tersebut terhadap makanan dan kebiasaan makannya. Organ pencernaan ini dilengkapi dan dibantu oleh hati dan pancreas.
Saluran pencernaan pada ikan dimulai dari rongga mulut (cavum oris). Di dalam rongga mulut terdapat gigi-gigi kecil yang berbentuk kerucut pada geraham bawah dan lidah pada dasar mulut yang tidak dapat digerakan serta banyak menghasilkan lendir, tetapi tidak menghasilkan ludah (enzim). Dari rongga mulut makanan masuk ke esophagus melalui faring yang terdapat di daerah sekitar insang. Esofagus berbentuk kerucut, pendek, terdapat di belakang insang, dan bila tidak dilalui makanan lumennya menyempit. Dari kerongkongan makanan di dorong masuk ke lambung, lambung pada umum-nya membesar, tidak jelas batasnya dengan usus. Pada beberapa jenis ikan, terdapat tonjolan buntu untuk memperluas bidang penyerapan makanan. Dari lambung, makanan masuk ke usus yang berupa pipa panjang berkelok-kelok dan sama besarnya. Usus bermuara pada anus. (Andri. 2001)
Kelenjar pencernaan pada ikan, meliputi hati dan pankreas. Hati merupakan kelenjar yang berukuran besal, berwarna merah kecoklatan, terletak di bagian depan rongga badan dan mengelilingi usus, bentuknya tidak tegas, terbagi atas lobus kanan dan lobus kiri, serta bagian yang menuju ke arah punggung. Fungsi hati menghasilkan empedu yang disimpan dalam kantung empedu untuk membanfu proses pencernaan lemak. Kantung empedu berbentuk bulat, berwarna kehijauary terletak di sebelah kanan hati, dan salurannya bermuara pada lambung. Kantung empedu berfungsi untuk menyimpan empedu dan disalurkan ke usus bila diperlukan. Pankreas merupakan organ yang berukuran mikroskopik sehingga sukar dikenali, fungsi pankreas, antara lain menghasilkan enzim – enzim pencernaan dan hormon insulin. (Rianto. 2002)
Ikan mas termasuk famili Cyprinidae yang mempunyai ciri-ciri umum, badan ikan mas berbentuk memanjang dan sedikit pipih ke samping (Compresed) dan mulutnya terletak di ujung tengah (terminal), dan dapat di sembulka, di bagian mulut di hiasi dua pasang sungut, yang kadang-kadang satu pasang di antaranya kurang sempurna dan warna badan sangat beragam (Susanto,2007).
Ikan mas dapat di klasifikasikan secara taksonomi (Susanto, 2007) sebagai berikut:
Filum : Chordata
Ikan mas dapat di klasifikasikan secara taksonomi (Susanto, 2007) sebagai berikut:
Filum : Chordata
Kelas : Pisces
Ordo : Ostariophysi
Famili : Cyprinidae
Genus : Cyprinus
Species : (Cyprinus carpio L )
Tubuh ikan mas digolongkan (3) tiga bagian yaitu kepala, badan, dan ekor. Pada kepala terdapat alat-alat seperti sepasang mata, sepasang cekung hidung yang tidak berhubungan dengan rongga mulut, celah-celah insang, sepasang tutup insang, alat pendengar dan keseimbangan yang tampak dari luar (Cahyono, 2000).
3.1. Waktu dan Tempat
Praktikum Ikhtiologi yang berjudul “Sistem Pencernaan dan Sistem Syaraf” ini dilaksanakan pada hari Selasa, 10 april 2012 pukul 08.30-10.30 WIB. Bertempat di Laboratorium Biologi Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Riau.
3.2. Bahan dan Alat
Bahan-bahan yang digunakan dalam praktikum ini adalah : Ikan Mas (Cyprinus carpio) yang dibeli dari pasar pagi Arengka Panam Pekanbaru..
Sedangkan alat yang dipergunakan dalam pratikum adalah baki atau nampan sebagai tempat untuk meletakkan sampel atau ikan, kain lap atau serbet untuk membersihkan tangan dan alat-alat praktikum, penggaris untuk mengukur morphometrik tubuh ikan, buku penuntun pratikum Ichthyology sebagai buku panduan, dan alat tulis serta buku gambar praktikum sebagai alat menggambar hasil dari pengamatan pada praktikum.
3.3. Metode Praktikum
Metode yang dilakukan dalam praktikum ini, yaitu pengamatan secara langsung, dimana data dan informasi yang dibutuhkan dapat diperoleh dengan cara mengamati secara langsung di laboratorium Biologi Perikanan, sehingga dapat memberikan gambaran tentang sistem integumen dan sistem otot pada ikan.
Mula-mula ikan dibedah dan diamati bagian-bagian pencernaannya, kemudian lihat juga bagian otak dan organ sensorinya, gambarkan pada buku gambar dan beri keterangan.
3.4. Prosedur Praktikum
Langkah pertama yang harus dilakukan pada praktikum kali ini adalah menyediakan ikan segar yang diperoleh dari pasar ikan yaitu ikan Mas (Cyprinus carpio), Mula-mula ikan dibedah dan diamati bagian-bagian pencernaannya, kemudian lihat juga bagian otak dan organ sensorinya, gambarkan pada buku gambar dan beri keterangan.
IV. HASIL DAN PEMBAHASAN4.1. Hasil
klasifikasi dari Ikan Mas (Cyprinus carpio) adalah sebagai berikut :
| No | Jenis Ikan | Habitat | Klasifikasi Ikan |
| 1. | Ikan Mas | Air Tawar | Filum : Chordata Kelas : Pisces Ordo : Ostariophysi Famili : Cyprinidae Genus : Cyprinus Species : (Cyprinus carpio) |
Tabel 1. Klasifikasi Ikan Mas (Cyprinus carpio)
Gambar 1. Morfologi Ikan Mas (Cyprinus carpio)
Penghitungan morfomethrik dan meristik pada Ikan Mas (Cyprinus carpio) adalah sebagai berikut :
| TL | FL | SL | HdL | BdH | DL | PoL | VL | AL | IorL | ED | SnL | OrW | NoL |
| 240 | 218 | 196 | 38 | 67 | 28 | 32 | 32 | 33 | 32 | 11 | 16 | 26 | 45 |
Tabel 2. Penghitungan morfhomethrik Ikan Mas (Cyprinus carpio)
| Bagian sisik yang dihitung | Jumlah sisik |
| Sisik depan sirip punggung | 7 |
| Sisik pipi | - |
| Sisik disekeliling badan | 20 |
| Sisik batang ekor | 14 |
| Sisik pada garis rusuk | 35 |
| Sisik atas garis rusuk | 6 |
| Sisik bawah garis rusuk | 6 |
Tabel 3. Penghitungan meristrik Ikan Mas (Cyprinus carpio)
Gambar 2. Usus Ikan Mas
Gambar 3. Bagian dorsal otak ikan mas (Cyprinus carpio)
Gambar 4. Bagian Lateral otak ikan mas (Cyprinus carpio)
Penghitungan jari-jari sirip pada Ikan Mas (Cyprinus carpio) adalah sebagai berikut :
| Nama Ikan | Jumlah jari-jari sirip | ||||
| Dorsal | Pectoral | Ventral | Anal | Caudal | |
| Ikan Mas | D,I._.18 | P,I._.11 | V,_.1.8 | A,I._.5 | C,_._.20 |
Tabel 4. Jari-jari sirip Ikan Mas (Cyprinus carpio)
4.2. Pembahasan
Ikan ini merupakan kelompok Ostochitheys dan Gnathostomata. Apabila ikan ini dibelah dari kiri ke kanan maka bentuknya akan sama atau bilateral simestris. Ikan ini memiliki bentuk tubuh pipih compressed dengan ujung kepalanya yang tumpul dan tidak diliputi sisik. Mulutnya terminal dan tergolong tipe mulut yang dapat disembulkan (protactile) dengan ukuran mulut yang sedang. Sudut mulutnya terletak pada posisi tegak lurus didepan bola mata. Ikan dengan nama latin Cyprinus carpio ini memilki bibir yang menyambung antara bagian atas maupun bawah, kedua bibirnya berlipatan, dengan ukuran yang tipis. lubang hidung dirhinous, dan matanya terletak pada bagian sisi kiri dan kanan bagian kepala. Memiliki sepasang sungut yang pendek dan halus terletak disudut mulut. Ikan mas memiliki operculum yang merupakan pembatas antara badan dan kepala.
Badan ikan mas diselimuti oleh sisik ctenoid, memiliki satu garis linealateralis dengan susunan yang lengkap sempurna dan menyerupai garis lurus. memiliki satu sirip punggung yang sempurna dengan posisi dipertengahan tubuh bagian anterior, dan terpisah dengan sirip ekor. Sirip dadanya berada tepat dibawah garis linealateralis dibagian bawah operculum dengan posisi dasarnya berbentuk garis miring atau oblique. Siripp perut terletak pada posisi sub abdominal. Sirip anusnya terpisah dengan sirip ekor dengan kondisi pangkalnya yang tidak dliiputi sisik. Bentuk ekor dari ikan ini adalah bercagak.
Ikan ini tergolong ikan omnivore, Pada bagian mulut terdapat rahang atas atau maxilla dan rahang bawah atau mandibula. memiliki jenis gigi viliform, dan dari pencernaannya dapat diketahui jelas, seperti usunya yang panjang dan berlipat- lipat. Lambung pada ikan ini merupakan lambung palsu, dikatakan seperti itu karena lambungnya merupakan usus yang membesar.
Memilki hipofisa yang terletak pada bagaian bawah otak diencephalon yang memiliki begitu banyak kegunaan, salah satu nya bisa digunakan sebaggai perangsang telur untuk keluar pada proses pemijahan.
V. KESIMPULAN DAN SARAN5.1. Kesimpulan
System pencernaan pada ikan terbagi menjadi dua, yaitu saluran pencernaan (Tractus digesticus) dan kelenjar pencernaan (glandula digestoria). Saluran pada ikan itu berbeda-beda tergantung makanan dan kebiasaan makannya. Organ – organ saluran pencernaan terdiri dari Mulut, Pharynx, esophagus, Ventriculus, dan Intestinum.
System Syaraf pada ikan terbagi menjadi Sistem Cerebro Spinal dan Sistem autonomik.
Otak terdiri dari otak kecil (Cerebellum) dan Otak besar (Cerebrum). Secara umum, Otak terbagi menjadi lima bagian, yaitu : Telencephalon, Diencephalon, Mesencephalon, metencephalon, Dan Myelencephalon.
Organ Sensori ikan ada tiga, yaitu : Mata, Organ Pembau, Dan Organ Pengecap.
Dari hasil pengamatan yang dilakukan, Ikan Mas tergolong omnivore, sesuai dari yang terlihat dari pencernaannya, seperti usunya yang tidak pendek dan tidak juga terlalu panjang.
5.2. Saran
Agar pratikum Ichthyologi ini dapat berjalan dengan lancar dan baik dimasa yang akan datang diharapkan alat yang digunakan cukup lengkap sehingga memudahkan dalam praktikum, sehingga dapat melakukan pengamatan secara spesifik dan lebih berhati-hati, agar tidak terjadi kesalahan dalam pengidentifikasian dan dapat memperoleh hasil yang memadai, dan agar setiap praktikan itu dapat melakukan praktikum ini dengan lebih serius dan dapat selesai pada waktunya.
![]() |
Andri. 2001. Sistem Pencernaan Hewan. Putra Media. Bandung
Fujaya, 2004. Konsep-Konsep yang Mempelajari Perikanan. Kanisius. Yogyakarta 2-4 hal
Bramantio, 2001. Morfologi Ikan Air Tawar. Penerbit Swadaya. Jakarta
Cahyono, B. 2000. Budidadaya Air Tawar. Kanisius. Yogyakarta 10-14 hal
Fajri. 2009. Mekanisme Syaraf, Pencernaan, Dan Reproduksi Ikan. Artimedia. Jambi
Rianto. 2002. Sistem Pencernaan Hewan. Putra Media. Bandung
Sujatko. 2005. Distribusi Ikan. Dua Benua. Surabaya 3-5 hal
Susanto. 2007. Pembenihan Ikan Mas. Kanisius. Yogyakarta, 30-34 hal
Sutini. 2006. Mekanisme Syaraf, Pencernaan, Dan Reproduksi Ikan. Artimedia. Jambi
Yulia. 2004. Mekanisme Syaraf, Pencernaan, Dan Reproduksi Ikan. Artimedia. Jambi

LAMPIRANBuku gambar Praktikum Buku penuntun


Pena Pensil

Penggris Penghapus
Tisu gulung Talam![]() |
Kain Serbet

Tidak ada komentar:
Posting Komentar